Apa Itu Sebenarnya RPP Kurikulum 2013

By | December 29, 2019

soalbelajar.web.id – Apa Itu Sebenarnya RPP Kurikulum 2013 memang tak banyak diketahui, kecuali oleh para tenaga pengajar atau pun akademis. Apalagi sekarang ini kurikulum seringkali berubah-ubah sesuai dengan kebijakan dari diknas atau pembuat keputusan. Kurikulum merupakan sebuah standar pendidikan yang berlaku mulai dari sekolah dasar hingga menengah atas.

RPP adalah singkatan dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, dimana seorang guru akan membuat langkah-langkah dalam pembelajaran di kelas. Sebuah rencana yang memberikan gambaran tentang langkah-langkah atau tahapan pembelajaran berdasarkan kurikulum yang ada yaitu 2013.

RPP merupakan sebuah jembatan dari kesuksesan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Kesuksesan implementasi kurikulum ini ditentukan strategi pembelajaran yang dibuat secara tepat sehingga menjadi penunjang terwujudnya sebuah kompetensi. Itulah pentingnya bagi setiap guru membuat rencana pelaksanaan pembelajaran atau RPP.

Sebuah kurikulum seperti yang terdapat dalam 2013 memuat apa yang seharusnya dipelajari oleh para peserta didik. Dan tugas gurulah untuk membuat sebuah cara atau rencana agar setiap materi dapat dikuasai oleh para peserta didik. Menyusun atau membuat rencana pelaksanaan pembelajaran merupakan sebuah kewajiban dari setiap guru.

RPP Kurikulum 2013 memang seringkali terlihat menyulitkan terutama bagi yang belum terbiasa menggunakannya atau pun pada awal peralihan sistem. Hakikatnya sebuah kurikulum dibuat untuk masa depan dan kemajuan pendidikan di Indonesia. Begitu pula yang terdapat dalam kurikulum 2013 seperti yang dilakukan oleh negara lainnya juga.

Setiap negara memiliki sebuah kurikulum yang terus dikembangkan dari tahun ke tahun, begitu juga di Indonesia. Kurikulum 2013 merupakan pengembangan dari yang sebelumnya yaitu KTSP dan resmi digunakan pada tahun ajaran 2013/2014. Walau telah beberapa tahun digunakan, akan tetapi masih ada beberapa guru yang belum mengerti cara membuat RPP nya.

Yang harus diperhatikan dalam membuat RPP kurikulum 2013.

Pada awal penggunaan kurikulum 2013 memang masih banyak guru yang merasa bingung karena pelatihan baru diadakan dibeberapa daerah yang sudah menerapkannya saja. Kini hampir disemua daerah telah menggunakan dan pelatihan cara membuat RPP pun telah banyak diadakan, sehingga semakin banyak yang paham.

Walaupun begitu, masih ada saja yang merasa bingung saat diminta untuk membuat sebuah RPP pada kurikulum 2013. Untuk itu Anda perlu memperhatikan beberapa hal dibawah ini saat membuat atau menyusun sebuah rencana pelaksanaan pembelajaran, yaitu:

• Setiap guru diwajibkan untuk menbuat atau menyusun RPP dengan lengkap serta sistematis.
• Para guru diharuskan membuat atau merancang penggalan dari RPP bagi setiap pertemuan yang disesuaikan dengan jadwal yang ada.
• RPP dibuat atau disusun untuk setiap kompetensi dasar bagi setiap pertemuan atau pun lebih.
• RPP merupakan sebuah penjabaran dari silabus agar dapat mengarahkn kegiatan belajar dalam rangka pencapaian kompetensi dasar.

Dengan memperhatikan hal-hal diatas, Anda dapat lebih mudah dan cepat saat membuat sebuah rencana pelaksanaan pembelajaran. Karena RPP merupakan sebuah model rencana yang gambaran yang bertujuan untuk mencapai kompetensi. Didalamnya terdiri prosedur, pengorganisasian serta kegiatan pembelajaran dan dijabarkan dalam silabus.

Umumnya rencana pelaksanaan pembelajaran berisi satu kompetensi dasar yang didalamnya terdapat satu atau beberapa indikator untuk satu kali maupun beberapa kali pertemuan. RPP kurikulum 2013 seharusnya dibuat secara mandiri atau pun berkelompok oleh setiap guru dengan mempertimbangkan beberapa hal dasar, seperti:

• Rencana pelaksanaan pembelajaran harus dapat mendorong peserta didik berpartisipasi secara aktif.

• Rencana pelaksanaan pembelajaran dibuat atau disusun berdasarkan silabus yang telah dikembangkan dan harus direalisasikan dalam sebuah kegiatan belajar.

• Rencana pelaksanaan pembelajaran akan dikembangkan dengan menyesuaikan pada kemampuan awal, kemampuan sosial, kecepatan belajar, motivasi, bakat, potensi, emosi, minat serta faktor lainnya dari peserta didik.

• Harus dapat mengembangkan keinginan atau budaya menulis dan membaca.

• Harus dapat menjalin keterpaduan serta keterkaitan.

• Harus dapat menerapkan teknologi kominukasi dan informasi.

• Rencana pelaksanan pembelajaran haruslah sesuai dengan kurikulum 2013 yang mampu menghasilkan peserta didik yang mandiri serta tak berhenti untuk belajar. Karena dibuat dengan peserta didik sebagai pusatnya, sehingga akan mengembangkan kemandirian, semangat belajar, kreatif, inspirasi dan kebiasaan untuk belajar.

• Adanya pembelajaran remedy pada saat setelah ulangan atau ujian, yang hasilnya akan dilakukan analisa dan kekurangan dari peserta didik akan dapat teridentifikasi. Pemberiannya pun disesuaikan dengan kelemahan dari peserta didik.

• Rencana pelaksanaan pembelajaran dibuat dengan memeperhatikan penerapan teknologi komunikasi dan informasi secara sistematis, efektif dan terintegrasi.

• Dibuat atau disusun dengan memperhatikan keragaman budaya, sikap dan keterampilan serta pembelajaran tematik.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut diatas maka RPP yang dibuat akan dapat memberikan hasil yang maksimal pada peserta didik serta sesuai dengan kurikulum 2013. Karena kurikulum 2013 merupakan sebuah system yang berpusat pada siswa, sehingga harus mampu merangsang keinginan untuk belajarnya.

Kenali komponen RPP kurikulum 2013 yang wajib Anda ketahui.

Rencana pelaksanaan pembelajaran harus dibuat oleh Anda sebelum memberikan pelajaran didalam kelas. Dan RPP yang dibuat harus sesuai dengan kurikulum 2013 dan mengandung beberapa hal seperti dibawah ini:

• Materi

• Alokasi waktu

• Sumber belajar

• Metode belajar

• Tujuan dari pembelajaran

• Identitas mata pelajaran

• Kegiatan pembelajaran

• Indikator pencapaian

• Penilaian hasil belajar

• Kompetensi dasar

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut diatas, maka rencana pelaksanaan pembelajaran akan dapat disusun sesuai dengan kurikulum 2013. Disamping itu pengembangan dari RPP selalu dilakukan pada awal semester atau pun awal tahun ajaran baru, agar semuanya tersedia diawal pembelajaran.

Walaupun kemendikbud menyediakan beberapa perangkat pembelajaran dalam kurikulum 2013 seperti kompetensi dasar, kompetensi inti serta silabus, akan tetapi penyusunannya tetp menjadi kewajiban dari setiap guru. Dan penerapan di sekolah pun dilakukan secara bertahap sejak 2013.

Rencana pelaksanaan pembelajaran dikembangkan oleh setiap guru secara mandiri atau pun berkelompok sesuai mata pelajaran. Pengembangannya diawasi dan difasilitasi oleh guru senior atau kepala sekolah, dapat pula dikoordinasikan dengan pengawas dari dinas pendidikan di wilayah tersebut.

Dari tahun ke tahun rencana pelaksanaan pembelajaran terus dibenahi agar dapat memberikan hasil maksimal. Seperti revisi tahun 2018 yang merupakan implemetasi dari kurikulum 2013 revisi tahun sebelumnya. Dengan mengintegrasikan beberapa hal ini:

• Kemampuan berpikir logis, reflektif, kritis, kreatif dan metakognitif yang menjadi ciri kemampuan berpikir tingkat tinggi.

• Mengembangkan kemampuan 4C yaitu communicative, collaborative, critical thinking dan creative.

• Mengembangkan 5 karakter utama dalam pembelajaran yaitu mandiri, gotong royong, religious, nasionalis serta integritas.

• Kemampuan memahami, mengakses serta menggunakan segala sesuatu secara cerdas dalam berbagai aktifitas seperti menulis, membaca, menyimak dan melihat.

Karena pentingnya sebuah rencana pelaksanaan pembelajaran, maka tak salah jika pembuatan atau penyusunannya dibutuhkan sebuah kerjasama serta pengawasan. Agar tak menyimpang dari apa yang telah ditentukan serta sesuai dengan kurikulum 2013. Semua unsur penting dalam rencana pelaksaan pembelajaran harus selalu diperhatikan.
Kini setelah mengetahui semua unsur serta komponen penting dalam RPP kurikulum 2013, Anda dengan mudah dapat mulai menyusunnya. Berpusat pada peserta didik yang merupakan generasi berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *