Pengertian dan Fungsi Dolmen yang Harus Kamu Ketahui!

By | December 1, 2019

soalbelajar.web.id – Pengertian dan Fungsi Dolmen yang Memang Harus Kamu Ketahui!. Apabila kamu memperhatikan pelajaran sejarah di sekolah, kamu tidak akan asing dengan yang namanya dolmen. Namun, apabila kam tidak pernah memperhatikan, kamu tentu tidak akan pernah mendengar nama tersebut. Nah, bagi kamu yang ingin mengetahui apa itu dolmen, berikut ini ulasannya. Yuk, disimak!

Secara umum, dolmen merupakan sebuah meja besar yang terbuat dari batu sepenuhnya. Kamu dapat menemukan dolmen ini di Asia, Eropa, dan juga Afrika. Jika kamu ingin melihatnya secara langsung, kamu dapat mencarinya di pesisir-pesisir pantai karena memang kebanyakan dolmen bisa ditemukan di pesisir pantai. Dolmen, menurut sejarah muncul pada sepuluh ribu tahun sebelum Masehi lalu, atau pada saat zaman Megalithikum awal.

Fungsi Dolmen yaitu sebagai tempat untuk menyimpan saji-sajian yang digunakan untuk pemujaan. Tidak hanya itu, biasanya di bawah Dolmen dijadikan sebagai tempat penyimpanan jenazah atau mayat, karena seperti yang kita tahu bahwa pada zaman megalithikum awal, jenazah atau mayat tidak dikubur seperti saat ini.

Alasan itulah, meja batu ini memiliki banyak kaki agar jenazah atau mayat yang diletakkan di bawah Dolmen tidak dimakan oleh binatang-binatang buas. Karena dijadikan tempat sebagai penyimpanan sesajen bagi roh dan menjadi tempat di mana mayat diletakkan, hal ini membuat orang-orang yang berada pada masa itu percaya bahwa ada hubungan di antara manusia yang sudah mati dengan manusia yang masih hidup.

Di Indonesia, fungsi Dolmen pun sebagai tempat untuk pemujaan. Kamu dapat menemukan meja ini di daerah-daerah seperti Lampung Barat, Telagamukmin, dan Sumberjaya. Panjang untuk Dolmen sendiri memiliki ukuran panjang 325 sentimeter, lebar 145 sentimeter, yang disangga dengan beberapa batu yang memiliki ukuran berbeda, bisa kecil dan juga besar.

Namun, dari penggalian yang pernah dilakukan, tidak ditemukan adanya sisa untuk penguburan. Yang ditemukan hanyalah tulang belulang manusia tepat di bawah Dolmen, seperti yang ditemukan di Tegurwangi. Kamu yang tinggal di Indonesia pun dapat melihat peninggalan masa Megalithikum ini di daerah Sumatera Selatan dan juga Jawa Timur. Yang akan kamu temukan pun peralatan-peralatan yang dipakai untuk pemujaan terhadap roh nenek moyang.

Karena fungsi Dolmen adalah tempat untuk menyimpan saji-sajian, wajar jika peninggalan yang satu ini dijaga dengan baik meski beberapa ada yang tidak terjaga. Salah satu Dolmen yang terjaga baik berada di Batucawang. Papan batu tersebut memiliki tebal sebesar 7 sentimeter dan ukurannya sebesar 3 x 3 meter. Ada Dolmen yang memiliki empat buah penyangga batu, ada pula yang menggunakan 6 penyangga. Dari tradisi, Dolmen digunakan di saat orang-orang setempat melakukan upacara pemujaan untuk roh nenek moyang.

Di daerah-daerah tertentu, tidak hanya Dolmen yang ditemukan, melainkan juga menhir bahkan patung-patung yang dibuat di masa Megalithikum. Untuk kamu yang ingin melihat temuan-temuan Dolmen baik peninggalan lain di masa itu, bisa dating ke daerah-daerah lainnya, seperti Pamatang, pulau Panggung, Nanding, Pajarbulan, Tanjungara, Tanjungsakti, dan masih banyak lagi. Jika kamu tinggal di daerah-daerah tersebut, kamu bisa langsung datang ke sana.

Setelah kamu mengetahui pengertian dan fungsi Dolmen, kamu harus memahami bahwa setiap perubahan zaman pasti memiliki perbedaan. Seperti contohnya untuk penguburan jenazah atau mayat. Maka dari itu, tidak perlu heran lagi mengapa zaman dulu, jenazah atau mayat tidak dikuburkan secara layak. Meski begitu, orang yang hidup di zaman dulu tetap menghormati orang yang sudah tidak ada dengan menyimpannya di bawah Dolmen dan menjaganya dengan kaki meja Dolmen.

Itulah ulasan mengenai pengertian dan fungsi Dolmen yang harus kamu ketahui. Meski terlihat membosankan, pelajaran sejarah sebenarnya mengasyikkan, lho. Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *