Contoh Teks Anekdot yang Bikin Kamu Geleng-Geleng

By | December 10, 2019

soalbelajar.web.id –  Kumpulan Contoh Teks Anekdot yang Bikin Kamu Geleng-Geleng Kepala!. Teks anekdot adalah cerita singkat yang mengandung unsur humor di mana itu memiliki banyak tujuan. Ada yang sekadar ingin melucu, menghibur, hingga mengkritik.

Karena itu tidak jarang para pembaca dibuat geleng-geleng kepala karena heran. Nah, penasaran kan bagaimana kira-kira contohnya? Kalau begitu, langsung saja simak ulasan di bawah ini.

Pesan di Online Shop

Contoh teks anekdot ini bercerita tentang seorang pembeli yang hendak berbelanja di suatu toko online. Bukannya membeli, si customer malah dengan santainya menggombal. Kurang lebih begini ceritanya.

Pembeli: Selamat siang, Kak. Apa saya boleh memesan sesuatu?

Penjual: Tentu boleh. Silakan. Mau pesan apa dan berapa jumlahnya?

Penjual: Oh, maksud saya bukan pesan barang, Kak.

Pembeli: Loh kok begitu? Memangnya kamu mau pesan apa?

Penjual: Saya cuma mau pesan, jangan lupa makan, jaga kesehatan, dan selalu solat lima waktu, ya.

Pembeli: Hmmmm (senyum-senyum sendiri).

 

Penjual Roti

Contoh teks anekdot yang satu ini bercerita tentang pembeli yang hendak membeli roti, tapi akhirnya tidak jadi dan hanya memberi semangat kepada si penjual.

Pembeli: Bang, roti cokelatnya masih ada?

Penjual: Oh, ada, Mbak. Masih lima biji.

Pembeli: Kalau yang rasa keju?

Penjual: Ada. Masih enam biji.

Pembeli: Em, kalau yana rasa vanila masih ada gak, Bang?

Penjual: Iya, Mbak, masih.

Pembeli: Kalau yang roti durian?

Penjual: Masih, juga Mbak. Memangnya mbaknya ini mau yang rasa apa, sih? Dari tadi tanya terus.

Pembeli: Oh, enggak, Bang. Karena dagangannya masih banyak, saya cuma mau nyemangatin Abang semoga rotinya cepat laku.

Penjual: Hmmm (siap-siap mukul).

 

Baju Tahanan KPK

Contoh teks anekdot berjudul Baju Tahanan KPK ini bercerita tentang calon anggota DPRD di suatu daerah yang sedang bersenda gurau perihal betapa kayanya pejabat di Indonesia.

Wiwi: Wo, di negara kita ini hampir semua pejabat punya kekayaan yang berlimpah ruah, ya.

Wowo: Kalau tentang itu aku juga sudah tahu dari dulu, Wi.

Wiwi: Saking kayanya, mereka bahkan sanggup membeli baju yang termahal di Indonesia.

Wowo: Baju termahal di Indonesia? Baju seperti apa yang kamu maksud?

Wiwi: Itu, loh, Wo. Masa kamu tidak tahu?

Wowo: Memangnya apa, Wi?

Wiwi: Sudah jelas, kan? Baju tahanan KPK.

Wowo: Loh, Wi. Kok baju tahanan KPK? Bingung aku.

Wiwi: Coba sekarang kamu pikir. Seorang pejabat harus korupsi dulu minimal Rp 1 Miliar baru bisa mendapatkan baju tersebut.

Wowo: Oh, jadi begitu? Baru paham aku, Wi.

 

Pencuri Ayam dan Koruptor

Contoh teks anekdot selanjutnya bercerita tentang pencuri ayam yang protes kepada hakim lantaran
hukumannya lebih berat daripada koruptor.

Bambang: Pak hakim, tunggu dulu. Ayam yang saya curi hanya satu, dan itu pun harganya cuma Rp 100.000. Kenapa saya dijatuhi 5 tahun penjara. Padahal, koruptor yang mencuri uang rakyat dalam nilai yang besar malah menerima hukuman lebih
ringan?

Hakim: Pak Bambang, Anda telah
merugikan Pak RT senilai Rp 100.000,
sedangkan para koruptor merugikan lima
juta orang senilai Rp 5 miliar. Jika dihitung
secara rinci, dia cuma merugikan Rp 10 per
orang.

Bambang: Terus kenapa?

Hakim:Kenapa apanya? Ya sudah jelas kalau
kelakuan kamu itu lebih besar merugikan
orang lain!Oleh sebab itu kamu menerima
hukuman yang lebih berat.

Alucard: … (pingsan).

Bagaimana menurut kalian contoh
teks anekdot di atas? Apa kamu juga geleng-
geleng kepala?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *