Mengenal Berbagai Perbedaan Candi Hindu dan Budha yang Jarang Diketahui Orang

By | November 26, 2020

soalbelajar.web.id – Mengenal Berbagai Perbedaan Candi Hindu dan Budha yang Jarang Diketahui Orang – seperti yang kita ketahui bahwa, di dunia banyak sekali agama. Yang pada dasarnya agama tersebut terdiri dari 2 yaitu Agama Samawi dan Agama Ardhi. Agama Samawi terdiri dari Agama Islam, Kristen dan Yahudi, sedangkan Agama Ardhi merupakan agama selain 3 jenis agama tadi. Salah satu contoh Agama Ardhi adalah Agama Hindu dan Budha.

Berbicara Agama Hindu dan Budha, faktanya dari kedua agama ini jika dilihat dan diketahui hanya sekilas maka banyak sekali orang-orang yang mengatakan bahwa kedua agama ini sama saja. Namun nyatanya, kedua agama ini memiliki perbedaan yang sangat mencolok, salah satunya pada bangunan candinya.

Agama Hindu dan Budha memiliki candi yang khas. Candi adalah bangunan bersejarah yang biasanya dibangun sebagai simbol agama, peradaban dan budaya saat itu. Candi dari kedua agama ini bisa dengan mudah Anda temukan di Indonesia, khususnya di Bali dan Jawa.

Perbedaan candi Hindu dan Budha memang tak banyak diketahui, namun Anda bisa melihat perbedaannya pada atap dan juga bentuknya. Untuk lebih jelasnya di bawah ini akan dijelaskan berbagai perbedaan antara candi Hindu dan Budha. Perbedaanya yaitu:

1. Fungsi Candi

Candi di agama Hindu dan Agama Budha pasti memiliki fungsi. Adapun perbedaan candi Hindu dan Budha dalam hal fungsi yaitu:

• Pada Agama Hindu, candi dibangun untuk difungsikan sebagai makan para Raja Hindu yang pernah berkuasa. Caranya bukan dengan mengubur jasad dari sang Raja di candi, melainkan hanya abu dari jenazah Raja tersebut yang dikuburkan di sana.

• Pada Agama Budha, berbeda dengan candi pada Agama Hindu yang digunakan sebagai kuburan, pada Agama Budha, candi dibuat untuk dijadikan sebagai tempat ibadah atau tempat memuja para dewa.

2. Bagian-Bagian Candi

Bangunan-bangunan candi pasti terdiri dari beberapa bagian. Bagian-bagian inilah yang Anda perhatikan untuk menentukan candi mana saja yang merupakan candi dari Agama Hindu dan Agama Budha. Perbedaan candi Hindu dan Budha dari segi bagian-bagian dari candi tersebut yaitu sebagai berikut:

• Pada Agama Hindu memiliki 3 bagian sebagai berikut:

 Bagian dasar dari candi di Agama Hindu disebut sebagai bhurloka yang menyimbolkan dunia fana.
 Sedangkan tubuh dari candi tersebut akan disebut sebagai bhurvaloka yang menyimbolkan pemurnian atau pembersih.
 Dan svarloka pada atap dari candi tersebut menyimbolkan dunia para dewa. Atap pada candi di agama hindu biasanya akan berbentuk runcing dan biasanya disebut Ratna.

• Pada Agama Budha memiliki 3 bagian sebagai berikut:

 Bagian dasar candi disebut sebagai kamadhatu. Bagian ini menyimbolkan bahwa manusia identik dengan keadaan penuh dosa.
 Bagian tengah candi sebut dengan rapadhatu. Simbol kehidupan yang penuh dengan nafsu.
 Bagian atas atau bagian atap dari candi disebut sebagai arupadhatu. Bagian ini menyimbolkan bahwa manusia yang telah mencapai nirwana. Biasanya bagian atap ini berbentuk tambun dan disebut dengan stupa.

Sangat terlihat jelas perbedaan candi Hindu dan Budha pada penjelasan di atas. namun tak sampai disitu, masih banyak lagi perbedaan yang lain.

Baca juga : Kelebihan dan Kekurangan Teori Waisya

3. Hiasan Pada Candi

• Biasanya pada candi-candi Agama Hindu akan dihiasi dengan arca-arca dari 3 dewa utama yang ada dalam keyakinan atau kepercayaan para penganut Agama Hindu.

• Berbeda dengan Agama Hindu, candi pada Agama Budha akan dihiasi dengan arca-arca Budha seperti arca kelompok Dyani Bodhisatwa dan juga arca kelompok Dyani Budha.

4. Penggambaran Kisah Pada Arca

• Pada Agama Hindu, arca-arca yang ada di candi biasanya menggambarkan dan mengisahkan tentang kehidupan dari Ramayana dan Krisnayana.

• Sedangkan pada candi di Agama Budha, menceritakan tentang Lelitavistara dan Avadana atau Jakata.

5. Bentuk Puncak Candi Secara Umum

Perbedaan candi Hindu dan Budha selanjutnya yaitu pada bentuknya.

• Umumnya, pada candi di Agama Hindu merupakan dagoba yang berbentuk tabung.

• Sedangkan pada candi di Agama Budha, umumnya berbentuk kubus.

6. Bentuk Bangunan Candi

• Pada Agama Hindu, candi-candinya berbentuk ramping.

• Berbeda dengan candi-candi yang ada pada Agama Budha yang umumnya berbetuk besar dan tambun.

7. Bahan Untuk Pembuatan Candi

Tak hanya dari segi bentuk, fungsi dan beberapa hal di atas, tenyata perbedaan candi Hindu dan Budha juga terdapat pada bahan yang digunakan untuk membuat candi. Perbedaan tersebut adalah:

• Pada candi di Agama Hindu, khususnya pada candi-candi yang dibuat dalam ukuran yang besar biasanya bahan baku untuk membuatnya yaitu batu bata yang berwarna merah dan tidak dibakar. Bahkan ada juga yang menggunakan batu bata yang biasa untuk dijadikan sebagai bahan bakunya.

• Berbeda dengan dengan candi pada Agama Hindu, pada Agama Budha terbilang lebih rapi dari dari pada candi di Agama Hindu. Pada Agama Budha, mereka membuat candi dengan menggunakan batu andesit yang sudah mengalami proses pengukuran dan pemotongan agar terlihat sangat rapi.

8. Atap Candi

Selanjutnya perbedaan candi HIndu dan Budha terdapat di atapnya.

• Pada Agama Hindu, atap candinya menunjukkan adanya undakan dan biasanya terdapat 3 tingkat undakan.

• Sedangkan pada atap candi di Agama Budha umumnya hanya terdiri dari satu undakan saja dan berukuran kecil. Namun jumlahnya sangat banyak dan membentuk satu kesatuan dengan lengkungan yang halus.

9. Arah Pintu Candi

Perbedaan candi Hindu dan Budha selanjutnya terdapat di arah pintunya. Memang hal yang cukup sepele namun inilah yang membedakan antara candi dari kedua agama tersebut.

• Pada candi di Agama Hindu, pintunya mengarah ke barat.

• Sedangkan pada Agama Budha, pintu candinya mengarah ke timur.

10. Hiasan Relung dan Gawang Pintu Pada Candi

• Pada candi di Agama Hindu, yaitu terdapat hiasan kepala Kala tengah yang terlihat menyeringai dan juga dilengkapi dengan bagian rahang bawah yang terletak di bagian atas pintu.

• Sedangkan pada candi di Agama Budha, terdapat hiasan gawang pintu yang berupa Gaya Kala Makara yaitu kepala Kala dengan peringai mulut yang menganga lebar namun tidak memiliki rahang bagian bawah yang biasanya diletakkan pintu utama tepatnya di bagian atas pintu, dan juga terhubung dengan Makara ganda.

11. Style Hiasan Relief Pada Candi

Perbedaan candi Hindu dan Budha yang cukup menonjol bisa Anda lihat pada bentuk relief candi.

• Pada Agama Hindu, hiasan reliefnya terlihat rebih rendah dan teksturnya tidak terlalu menonjol. Gambar hiasan pada reliefnya menyerupai tokoh-tokoh yang biasanya terdapat dalam cerita pewayangan Bali.

• Sedangkan pada candi Agama Budha, hiasan reliefnya terlihat lebih tinggi dan bertekstur menonjol. Gambar reliefnya dibuat dengan gaya natural

12. Tata Letak Candi

Perbedaan candi Hindu dan Budha yang terakhir yaitu dari segi tata letaknya.

• Tata letak candi pada Agama Hindu yaitu disesuai dengan topografi wilayah setempat dan berbentuk asimetris dan linear. Di belakang terdapat candi utama yang dibangun di tanah paling tinggi di kawasan itu. Juga terdapat pewayangan yang terletak di depan bangunan candi utama.

• Sedangkan pada candi Agama Budha, tata letaknya yaitu simetris dan mandala konsentris. Bangunan candi utama diletakkan di bagian tengan kompleks candi, kemudian dikelilingi ooleh candi-candi yang lebih kecil.
Demikianlah beberapa perbedaan candi Hindu dan Budha yang bisa dengan mudah Anda indra ketika melihatnya. Meskipun memiliki perbedaan, namun candi Hindu dan Budha memiliki corak dan ciri khas yang sangat indah. Selain itu, keduanya juga menjadi daya tarik bagi para wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia.