Perbedaan Darah dan Plasma Darah

soalbelajar.web.id – Perbedaan Darah dan Plasma Darah. Darah adalah cairan utama dalam tubuh yang bertugas untuk mengantarkan nutrisi penting, oksigen, karbon dioksida dan produk sisa ke dan keluar dari sel. Setelah pembekuan darah, sisa cairan protein adalah plasma kecuali subtansi pembekuan. Plasma adalah cairan kuning komponen darah dan merupakan 55% dari total volume darah dalam tubuh. Perbedaan mendasar keduanya yang paling mencolok adalah warna, darah berwarna merah dan plasma darah berwarna kuning. Darah dan plasma sama-sama merupakan faktor pembekuan. Darah terdiri dari beberapa sel yaitu sel darah merah atau eritrosit, sel darah putih atau leukosit, dan trombosit atau platelet.

Gangguan dalam darah bisa menyebabkan anemia yaitu kekurangan  sel darah merah, penyakit genetik seperti thalassemia dan anemia sel sabit, leukemia atau kanker darah; haemophilia yaitu penyakit keturunan pembekuan darah,penyakit infeksi seperti  HIV, Hepatitis B, Hepatitis C, bacteremia, malaria, trypanosomiasis; keracunan  karbon dioksida, dehidrasi, atherosclerosis dan lainnya.  Sedangkan gangguan pada plasma darah bisa menyebabkan perubahan volume seperti pembuangan berlebihan atau penambahan cairan. Perubahan volume ini mungkin saja bisa menyebabkan perubahan dalam volume cairan lintas membran kapiler. Hal ini bisa mengubah kekentalan darah, kosentrasi protein dalam darah, kosentrasi sel darah merah, atau faktor koagulasi yang mungkin menyebabkan gangguan pembekuan darah.

Perbedaan Komposisi Darah dan Plasma Darah

Komposisi darah adalah plasma darah, sel darah merah, sel darah putih, trombosit dan  plasma.  Kerapatan darah adalah 1060 kg / m3 yang sangat dekat dengan kerapatan air murni yang memiliki kerapatan 1.000 kg / m3.   Sedangkan komposisi plasma darah adalah 90% air; protein yang terdiri albumin, fibrinogen, dan globulin ; nutrisi yang terdiri dari glukosa, asam lemak, asam amino; produk sisa yang terdiri urea, asam urat, asam laktat, kreatinin;  faktor pembekuan, mineral, immunoglobulin, hormon dan karbon dioksida. Plasma darah memiliki kerapatan 1.025 kg / m3.

Perbedaan Fungsi Darah dan Plasma Darah

Darah memiliki fungsi penting dalam tubuh yaitu mengatur suhu dan pH badan, pembekuan pada luka oleh trombosit / keping darah , sirkulasi sel darah putih penting untuk fungsi sistem imun, melepas karbon dioksida dan produk sisa lain dari jaringan tubuh,  mensuplai oksigen untuk tubuh (haemoglobin pada sel darah merah yang membantu hal ini) dan nutrisi penting lain ke dalam jaringan tubuh. Sedangkan plasma darah berfungsi untuk membantu pembekuan darah, fungsi imun, bertindak sebagai tempat penyimpanan protein untuk tubuh, menjaga keseimbangan elektrolit dan cairan darah.

Perbedaan Penyimpanan Darah dan Plasma Darah

Darah untuk tranfusi darah bisa disimpan pada bank darah. Di bank darah, darah sebelum ditranfusi yang didapatkan dari pendonor darah disimpan pada kulkas  atau lemari es darah.  Darah  disimpan pada suhu 2- 6 celcius di bank darah.  Darah  tranfusi maksimal disimpan hingga 42 hari, karena kualitas kantong yang digunakan maka darah tranfusi yang ada di Indonesia hanya terjaga hingga 35 hari.

Darah yang siap ditranfusikan seperti contoh Packed Red Cell (PRC) dibawa menggunakan tempat box simpan suhu standart  2- 6 celcius dengan batas waktu 24 jam agar darah tidak rusak sebelum digunakan. Sedangkan plasma darah segar beku disimpan pada suhu -40 Celcius hingga 10 tahun lamanya. Dalam plasma darah segar beku terkandung semua faktor koagulasi dan protein lain yang ada dalam darah, biasanya digunakan untuk masalah Koagulopati dan penyakit liver.

Itulah Perbedaan Darah dan Plasma Darah. Terima kasih telah membaca di soalbelajar dan semoga artikel ini bisa membantu kamu.