Pengertian, Fungsi, Sejarah dan Teori Sel

soalbelajar.web.id – Pengertian, Fungsi, Sejarah dan Teori Sel. Sel merupakan salah satu topik yang dibahas dalam pelajaran IPA / biologi atau materi kuliah biologi. Sel bisa ditemukan dalam semua tubuh makhluk hidup. Sel ada dimana-mana dari kulit, rambut, mata, organ dalam, tangan, kaki, hidung, telinga dan lain sebagainya. Sel tidak hanya ada di tubuh organisme / makhluk hidup yang bisa terlihat oleh mata seperti manusia, hewan dan tumbuhan. Bahkan ada dalam tubuh mikroorganisme seperti bakteri, archaea,  fungi, protozoa,  dan alga mikroskropis.

Ilmu yang mempelajari lebih jauh tentang sel disebut biologi sel. Contoh sel adalah sel hewan, sel tumbuhan, sel otak, sel otot, sel darah merah, sel darah putih, sel syaraf, sel eukariotik, sel prokariotik dan lain sebagainya. Apa yang dimaksud dengan sel mungkin itu yang muncul dibenak mu.  Mari kita bahas bersama, Pengertian, Fungsi, Sejarah dan Teori Sel.

Pengertian Sel

Pengertian sel dalam biologi, Sel adalah unit penyusun semua makhluk hidup dan komponen terkecil serta sederhana pada organisme. Pengertian sel menurut Robert Hooke yaitu bahwa sel adalah ruangan-ruangan  kecil yang dibatasi oleh dinding. Robert Hooke mendapatkan kesimpulan pengertian tersebut setelah mengamati irisan gabus (sel mati tanpa isi sel)   yang merupakan bagian dari kulit batang pohon ek gabus (quercus suber) di bawah miskroskop sederhana pada tahun 1655. Istilah sel berasal dari kata latin cella yang memiliki arti ruangan kecil.  Sel merupakan komponen penyusun jaringan dalam makhluk hidup, kumpulan jaringan membentuk organ dan kumpulan organ membentuk sistem organ. Sel membentuk tubuh  organisme multiselluler dan organisme uniselluer / sel tunggal.

Struktur dan Fungsi Sel

Fungsi Sel

Sel memiliki fungsi yang berbeda-beda tergantung protein yang membentuk, jenisnya, dimana sel itu berada di dalam tubuh. Secara umum, sel berfungsi sebagai tempat mengangkut dan bertukar berbagai zat , pembentukan tubuh dan organ, membantu proses reproduksi dengan melakukan pembelahan, tempat energi dibuat dan respirasi.

Metabolisme

Sebagian besar reaksi kimia yang terjadi disebabkan aktivitas terjadi di dalam sel. Reaksi kimia ini disebut metabolisme. Metabolisme sel yaitu reaksi katabolik dan reaksi anabolik. Reaksi katabolik  merupakan perombakan senyawa kimia untuk menghasilkan energi dan pembentukan senyawa lain. Contoh reaksi katabolik yaitu respirasi seluler,  respirasi seluler berlangsung di dalam mitokondria eukariota atau sitosol.  Dimana respirasi seluler ini merombak molekul makanan menjadi energi, respirasi seluler menghasilkan ATP. Sedangkan contoh reaksi anabolik yaitu sintetis protein pada ribosom yang membutuhkan ATP.

Komunikasi Sel

Komunikasi Sel adalah kemampuan sel untuk mengirim dan menerima sinyal dari atau ke sel lain. Tujuan komunikasi pada sel pada organisme multiselluler yaitu mengatur fungsi dan perkembangan tubuh. Sedangkan pada organisme uniselluer atau sel tunggal yaitu menentukan interaksi antar organisme. Komunikasi sel terdiri dari proses transfer sinyal antar sel dalam bentuk molekul atau aktivitas listrik dan tranduksi sinyal dalam sel target ke molekul yang menghasilkan respon sel.

Proses transfer sinyal  dapat terjadi jika ada kontak antar sel, penyebaran molekul sinyal ke sel yang jauh melalui saluran atau perambatan sinyal listrik ke sel yang jauh, dan penyebaran molekul sinyal ke sel yang berdekatan. Molekul sinyal secara langsung menembus membran, bisa melalui kanal protein atau melekat ke reseptor dalam bentuk protein transmembran pada permukaan sel sehingga memicu tranduksi sinyal di dalam sel.

Tranduksi sinyal melibatkan sejumlah zat yang disebut pembawa pesan kedua, dimana pembawa pesan kedua meningkat konsentrasinya setelah molekul sinyal pada reseptor dan akan mengatur aktivitas protein lain pada sel. Tranduksi sinyal  bisa melibatkan  jenis protein yang akhirnya bisa mempengaruhi fungsi, metabolisme dan perkembangan sel.

Baca juga : Perbedaan Sel Mati dan Sel Hidup

Struktur Sel

Bentuk Sel

Sel memiliki bentuk yang berbeda-beda. Bentuk Sel terdiri dari bulat, bulan panjang, memanjang berbentuk segi lima,  pipih, segi enam,  berbulu, persegi banyak.

Ukuran Sel

Sel memiliki beberapa macam ukuran. Ukuran sel sangat kecil dan sebagian besar hanya bisa dilihat melalui mikroskop. Satuan yang digunakan untuk mengukur ukuran sel sebagian besar adalah mikro meter atau disingkat mikron. Jadi 1 mikron itu artinya seperseribu milimeter. Umumnya sel memiliki   diameter 1-100 mikro meter/ mikron / μm dan  volume 1-1.000 mikro meter / mikron / μm3.

 

Siklus Sel

Perlu diingat bahwa setiap sel yang ada merupakan pembelahan sel yang sebelumnya. Siklus sel adalah rangkaian atau tahapan kehidupan sel. Jadi bisa dibilang siklus sel merupakan rangkaian hidup sel antara pembelahan sel ke pembelahan sel selanjutnya.  Siklus sel terdiri dari empat  proses yaitu pertumbuhan sel, replikasi DNA, pemisahan DNA yang sudah direplikasi ke dua  calon anakan sel dan pembelahan sel.

Macam Macam Sel

Macam-macam sel terdiri dari sel prokariotik  dan sel eukariotik. Sel eukariotik adalah sel yang memiliki membran sehingga terjadi pemisahan antara inti sel dan sitoplasma. Contoh organisme yang memiliki sel eukariotik yaitu hewan, tumbuhan, protista, dan jamur. Sedangkan sel prokariotik merupakan sel yang tidak memiliki membran inti sel sehingga tidak ada pemisahan inti sel dan sitoplasma, sel prokariotik  ukuran lebih kecil dan memiliki materi genetik lebih sederhana dibandingkan sel eukariotik. Contoh organisme yang memiliki sel prokariotik adalah  bakteri dan Archaea.

 

Sejarah Sel

Penemuan sel merupakan salah satu sejarah penting dalam bidang biologi, sejarah penemuan sel pertama kali bermula pada tahun 1655. Ilmuwan yang berjasa dalam penemuan sel adalah Robert Hooke, beliau juga seorang penemu mikroskop majemuk. Penemu sel itu mempublikasikan sebuah buku berjudul  Micrographia. Dalam buku Micrographia, sebenarnya Robert Hooke menjelaskan tentang banyak stuktur makhluk hidup dengan melihatnya melalui mikropskop majemuk dengan tiga lensa tapi hal yang menarik perhatian dari bukunya adalah saat dia menemukan lubang-lubang kecil tidak beraturan yang berukuran mikrosropis pada sayatan gabus dari kulit batang pohon ek gabus (quercus suber) dan lalu Robert Hooke memberikan nama lubang-lubang tersebut dengan sel.

Tahun 1676, ilmuwan  bernama Antonie van Leeuwenhoek  melanjutkan penelitian tentang sel dengan menggunakan mikroskop lensa tunggal hasil rancangannya. Antonie van Leeuwenhoek mengamati air rendaman jerami.  Antonie van Leeuwenhoek menemukan gerakan organisme  kecil dari air yang diamati. Organisme  sel satu yang diamati tersebut yaitu bakteri, walaupun saat itu dia menyebutnya sebagai animalcules. Hal itu yang membuat Antonie van Leeuwenhoek menjadi penemu sel hidup pertama. Antonie van Leeuwenhoek  disebut bapak mikrobiologi, karena kontribusinya pada dunia mikrobiologi menemukan mikroorganisme.

Antonie van Leeuwenhoek tidak menulis penemuannya dalam bentuk buku tapi dalam bentuk surat kepada royal society. Royal society adalah asosiasi yang didirikan di Inggris oleh Charles II pada tahun 1660 yang berfokus pada  penelitian di bidang ilmu pengetahuan.   Antonie van Leeuwenhoek hingga meninggal menulis 190 surat yang berisikan tentang penemuannya tentang mikrobiologi seperti bakteri, spermatozoa, serat otot, dan sel darah merah.

Teori Sel Menurut Para Ahli

Pada tahun 1838, Matthias Jakob Schleiden merupakan seorang botanis dan Theodor Schwann merupakan fisiologis, menemukan sel tumbuhan dan sel hewan memiliki nukleus atau inti sel. Matthias Jakob Schleiden berpendapat bahwa semua tumbuhan terdiri dari sel dan fungsi tubuh tumbuhan adalah bentuk manifestasi sel. Theodor Schwann berpendapat bahwa semua bagian hewan terdiri dari sel dan pembentukan bagian tubuh semua organisme dari pembentukan sel. Pada tahun 1855, Rudolf Virchow menerbitkan makalahnya yang memuat  omnis cellula e cellula (semua sel berasal dari sel) yang dikenal sebagai teori sel modern.

Teori Sel Robert Hooke

Robert Hooke sebagai penemu pertama sel, walaupun sel yang ditemukannya adalah sel mati memiliki teori tentang sel yang disebut teori sel Robert Hooke. Teori Sel Robert Hooke yaitu sel merupakan ruangan kecil yang dibatasi dinding membran dan  didalamnya cairan. Cairan ini yang sekarang disebut sitoplasma.

Teori Sel Robert Brown

Teori Sel Robert Brown adalah di dalam sel ada organel yang disebut inti sel. Inti sel selalu ada dalam sel yang hidup. Inti sel memiliki fungsi penting untuk mengatur segala yang terjadi pada makhluk hidup. Robert Brown mengemukan hal itu setelah melihat benda kecil yang terapung pada tanaman anggrek.

Teori Sel Rudolf Virchow

Teori Sel Rudolf Virchow adalah semuanya berasal dari sel. Sel terbentuk dan berasal dari reproduksi sel yang telah ada sebelumnya. Hal ini yang disebut kesatuan reproduksi. Slogan populer dari Teori Sel Rudolf Virchow adalah semua sel berasal dari sel atau omnis cellula e cellula.

Itulah Pengertian, Fungsi, Sejarah dan Teori Sel. Terima kasih telah membaca di soalbelajar dan semoga artikel ini bisa membantu kamu.